
JANGAN REMEHKAN KEBODOHAN
Mazmur 53

Orang bebal berkata dalam hatinya, “Tidak ada Allah!” Busuk dan jijik kecurangan mereka, tidak ada yang berbuat baik.
(Mazmur 53:2)
Kata bodoh sering dihubungkan dengan prestasi akademik. Namun, dalam kehidupan sehari-hari kebodohan dapat memiliki berbagai macam arti.
Pemazmur sering menggunakan kata “bebal” yang sama dengan “bodoh”. Namun apa yang dimaksudkan oleh pemazmur jelaslah bukan kebodohan secara akademik. Bodoh atau bebal yang dimaksudkan oleh pemazmur jauh lebih berbahaya karena kebodohan itu mewujud dalam tindakan yang amat jahat. Mereka bukan saja tidak mengakui keberadaan Allah, tetapi juga menindas orang lemah, berbuat jahat, dan merusak tatanan sosial yang ada. Pemazmur menggunakan kata-kata yang teramat keras ketika menggambarkan perilaku orang bodoh ini: “busuk dan jijik kecurangan mereka”. Selain itu pemazmur juga menggunakan kata “tidak” atau negatif dalam penggambarannya: tidak ada Allah; tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak; tidak sadar lagikah; tidak berseru kepada Allah. Orang semacam ini juga akan mudah dikuasai oleh ketakutan dan kepanikan meskipun tidak ada ancaman ataupun bahaya yang mendekatinya.
Firman Tuhan ini mengingatkan kita agar jangan hidup dalam kebodohan. Milikilah hati yang bijak dalam menjalani hidup ini. Akui dan hormati Allah, lakukan yang baik, jauhi kecurangan dan keserakahan, adil dan berbelaskasihanlah kepada yang lemah. Dengan demikian kehidupan kita tidak akan mudah diguncang oleh ketakutan dan kepanikan, karena kita tahu bahwa relasi kita dengan Allah maupun sesama terbangun dengan baik.
DOA:
Ya Tuhan, ingatkan kami selalu untuk hidup dengan bijak, menjauhi kebodohan, sehingga hidup kami berkenan kepada-Mu. Amin.
Im. 25:1-19; Mzm. 53; Why. 19:9-10
Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:
Rp. 70.000,-/tahun
Rp. 8.000,-/eksemplar
Pembayaran melalui:
Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua
A/C No. 165 0000 558743
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama
Marketing
BCA Bidakara
A/C No. 450 558 9999
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama
Persembahan Kasih melalui:
BCA Bidakara
A/C No. 450 305 2990
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama