
KECERDIKAN YAKUB
Kejadian 30:25-43

Lalu Yakub mengambil dahan hijau dari pohon hawar, pohon badam, dan pohon berangan …
(Kej. 30:37)
Ada seekor kancil ingin menyeberang sungai untuk memakan mentimun yang tumbuh di seberang sungai. Namun, sungai itu dipenuhi buaya yang ingin memakannya. Agar dapat menyeberangi sungai itu kancil pun membuat sebuah rencana. Ia bertanya pada seekor buaya apakah mereka ingin memakannya. Buaya menjawab bahwa mereka ingin menyantapnya namun tidak dalam waktu segera karena mereka belum terlalu lapar. Kancil mengatakan pada buaya bahwa tubuhnya masih terlalu kurus sehingga ia perlu memakan mentimun yang tumbuh di seberang sungai agar tubuhnya menjadi lebih gemuk. Buaya pun memanggil teman-temannya untuk berbaris di sungai agar kancil berjalan menyeberangi sungai di atas tubuh mereka. Sesampainya di seberang, kancil berhasil mendapatkan mentimun sekaligus meloloskan diri dari menjadi santapan buaya.
Di saat Yakub bermaksud hidup memisahkan diri dari Laban bersama dengan keluarganya, Laban berlaku licik terhadap menantunya itu agar dia mendapatkan bagian kambing lebih banyak. Namun Yakub memiliki cara cerdik untuk mendapatkan banyak kambing, sehingga ia menjadi kaya raya dengan jumlah ternak yang sangat banyak. Kelicikan Laban dibalas dengan kecerdikan Yakub.
Youth, dalam menghadapi orang-orang yang menggunakan kelicikan untuk memperoleh keuntungan dari kita, marilah kita belajar dari Yakub yang menggunakan akalnya untuk terlepas dari kesulitan. Jangan berdiam diri dan menyerah pada kecurangan dan ketidakadilan, tetapi berusahalah mencari jalan keluar agar kita tidak menjadi korban.
1. Mengapa Allah mengizinkan Laban untuk memanipulasi orang pilihan-Nya?
2. Saat-saat seperti apa saudara harus menggunakan ”kecerdikan” saudara?
Pokok Doa: Perkenan-Nya atas usaha serta karya.
Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:
Rp. 70.000,-/tahun
Rp. 8.000,-/eksemplar
Pembayaran melalui:
Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua
A/C No. 165 0000 558743
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama
Marketing
BCA Bidakara
A/C No. 450 558 9999
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama
Persembahan Kasih melalui:
BCA Bidakara
A/C No. 450 305 2990
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama