
TUHAN ADA UNTUKMU

Lalu firman-Nya:
“Keluarlah dan berdiri di atas gunung itu di hadapan TUHAN!”
(1 Raja-raja 19:11)
“Aku tidak mau sekolah, Ma!” seru Didi kepada Mama. “Aku takut Bandi akan melukaiku. Ia terus memaksaku untuk memberinya sontekan, tapi aku tidak mau,” kata Didi menjelaskan kepada Mama mengapa ia tidak mau sekolah. Didi merasa terancam karena sikap Bandi padanya.
Adik-adik, hampir semua orang takut ketika diancam. Bagaimana kita menghadapinya? Mari kita membaca Kitab 1 Rajaraja 19:11-14! Setelah Izebel mengetahui bahwa nabi-nabi Baal telah mati oleh Elia, maka Izebel menyuruh orang mencari dan membunuh Elia. Nabi Elia sangat takut. Ia pergi untuk menyelamatkan diri. Kemudian, Allah menyatakan diri-Nya kepada Elia di gunung Horeb, melalui angin sepoi-sepoi. Allah menyuruh Elia keluar dari persembunyiannya dan melanjutkan tugasnya ke Damsyik. Allah berjanji memberinya keselamatan.
Adik-adik, Allah lebih besar dan berkuasa dari rasa takut kita. Ia selalu ada bersama kita. Ia juga selalu ada untuk menolong dan melindungi kita. Jangan takut!
Doa: Bapa di Surga, buatlah aku terus percaya bahwa Engkau selalu ada untukku ketika hatiku penuh dengan ketakutan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:
Rp. 70.000,-/tahun
Rp. 8.000,-/eksemplar
Pembayaran melalui:
Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua
A/C No. 165 0000 558743
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama
Marketing
BCA Bidakara
A/C No. 450 558 9999
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama
Persembahan Kasih melalui:
BCA Bidakara
A/C No. 450 305 2990
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama