
ELKANA MENGHIBUR HANA, ISTRINYA

Lalu Elkana, suaminya, berkata kepadanya:
“Hana, mengapa engkau menangis dan mengapa engkau tidak mau makan?”
(1 Samuel 1:8)
Wajah Santa terlihat murung sekali pagi ini. Tadi malam, kedua orangtuanya bertengkar. Ia tidak suka dan sedih melihat mama dan papanya saling berteriak. Syukurlah, teman-teman di kelas dapat menghibur Santa. Mereka mengajaknya bermain dan bernyanyi bersama. Semua itu membuat Santa kembali ceria.
Adik-adik, bersyukur sekali Santa memiliki teman yang dapat menghiburnya. Yuk kita baca 1 Samuel 1:1-8! Hana sudah lama menikah, tetapi ia belum memiliki anak. Hal ini membuatnya sangat sedih, apalagi Penina selalu mengejeknya karena belum memiliki anak. Syukurlah, di tengah kesedihan Hana ada Elkana, suaminya. Elkana peduli terhadap istrinya yang sedang bersedih. Ia berusaha menghibur Hana dengan menyatakan bahwa ia selalu ada bersama Hana.
Adik-adik, selama kita hidup segala sesuatu ada waktunya. Ada waktunya kita sedih, ada waktunya kita senang. Ketika ada teman yang sedang bersedih, yuk kita berusaha untuk menghibur dan menemaninya!
Doa: Bapa di Surga, aku mau menghibur dan menemani teman-teman yang sedang bersedih. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:
Rp. 70.000,-/tahun
Rp. 8.000,-/eksemplar
Pembayaran melalui:
Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua
A/C No. 165 0000 558743
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama
Marketing
BCA Bidakara
A/C No. 450 558 9999
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama
Persembahan Kasih melalui:
BCA Bidakara
A/C No. 450 305 2990
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama